Postingan

Menampilkan postingan dengan label IPA BAB 6

MENGUKUR KECEPATAN BUNYI

Gambar
Rumus Cepat Rambat Bunyi Bunyi memerlukan waktu untuk merambat dari satu tempat ke tempat lain.  Secara matematis, cepat rambat bunyi dapat dituliskan :  v = cepat rambat bunyi (m/s) s = jarak tempuh (m) t = waktu (s) Cepat rambat bunyi di udara sekitar 330 m/s. Karena bunyi sebagai gelombang, maka cepat rambat bunyi dapat dituliskan :  v  = cepat rambat bunyi (m/s) = panjang gelombang bunyi (m) T  = periode (s) f = frekuensi bunyi (HZ)  Di dalam fluida (zat cair dan udara), kecepatan gelombang bunyi dirumuskan : B = modulus Bulk (kg/ms2) r = kerapatan medium (kg/m3) g = tetapan laplace = rasio kapasitas–panas R = tetapan gas umum (8,314 J/mol.K) T = suhu mutlak (K) M = massa molar gas (gram/mol) Jika bunyi melalui batang padat dan panjang, maka laju bunyi sebesar : E = modulus Young (kg/ms2)Rumus Cepat Rambat Bunyi Sumber:  https://cepatrambatbunyi.blogspot.com/2015/03/rumus-cepat-r...

HIPERTENSI dan HIPOTENSI

Gambar
 Gangguan atau Kelainan pada Sistem Peredaran Darah Hipertensi Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi jika tekanan darah sistole dan diastole di atas normal, yaitu sistole lebih besar dari 140 mm Hg atau tekanan diastole lebih besar dari 99 mmHg. Tekanan darah yang ideal adalah tekanan sistole 120 mmHg, dan tekanan diastole 80 mmHg. Penyebabnya antara lain adalah penyakit ginjal, banyak merokok, kegemukan, gangguan dalam transpor garam-garam dan hormon. Tetapi dapat pula karena faktor keturunan. Hipertensi dapat menyebabkan jantung harus bekerja keras sehingga otot-ototnya menebal, beban terhadap arteri semakin besar sehingga mudah pecah. Bila arteri yang menuju otak pecah dapat menimbulkan  stroke . Hipertensi ditandai dengan badan lemah, pusing, napas pendek, dan palpitasi jantung. Hipotensi Hipotensi atau tekanan darah rendah merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan tekanan sistole dan diastolnya di bawah ukuran normal...

ANEMIA

GANGGUAN atau KELAINAN pada Sistem Peredaran Darah Manusia Anemia Anemia merupakan suatu keadaan dari penderita yang kekurangan eritrosit terutama unsur hemoglobin di dalam tubuh. Oleh karena itu, ada yang menyebutnya penyakit kurang darah. Jumlah eritrosit normal adalah 5,3 juta/mm 3  darah. Kekurangan hemoglobin ini menyebabkan pemenuhan kebutuhan oksigen (O 2 ) menuju jaringan menurun, sehingga mengganggu fungsi kerja sel. Gejala anemia antara lain ditandai dengan muka penderita pucat, cepat lelah, sakit kepala, timbulnya bintik-bintik hitam pada mata, jantung berdebar, dan denyut nadi meningkat. Anemia dapat terjadi juga apabila kita terluka dan kehilangan banyak darah. Sehingga cara yang bisa dilakukan adalah transfusi darah. Kurangnya zat seperti zat besi (Fe) dan vitamin B 12  juga bisa menyebabkan anemia. Selain itu, ada pula anemia yang terjadi secara genetis. Misalnya thalasemia dan anemia bulan sab...

VARISES

Gambar
Gangguan atau Kelainan pada Sitem Peredaran Darah  Varises Varises merupakan suatu pelebaran pada pembuluh balik (vena) yang sering terjadi pada bagian bawah tubuh, seperti pembuluh balik pada kaki (betis) yang menyebabkan sirkulasi darah menjadi tidak lancar. Akibat pelebaran ini, maka vena tampak berkelok-kelok dan berwarna biru. Hal ini terjadi karena katup-katup pada vena menjadi lemah sehingga aliran darah ke jantung terhambat dan beban vena menjadi berat. Penyebabnya dapat terjadi karena faktor bawaan sejak lahir atau karena sering berdiri, kehamilan dan tumor. Vena bagian dalam jarang terkena varises karena terlindungi oleh otot tulang. Gejalanya pegal-pegal, panas dan lelah pada tungkai. Bila varises terjadi di daerah anus, maka disebut ambeien atau wasir atau  haemorhoid . Penyebabnya adalah aliran darah yang tidak lancar. Ini sering dialami oleh seseorang yang banyak melakukan kegiatan dengan berdiri dan sering pula dialami wanita yang sedang hamil...

STROKE

Gambar
GANGGUAN atau KELAINAN pada SISTEM PEREDARAN DARAH Stroke  juga dapat diartikan sebagai kerusakan otak akibat tersumbatnya atau pecahnya pembuluh  darah  di otak. Penyumbatan yang terjadi di pembuluh  darah  dapat terjadi akibat penyempitan pembuluh  darah   (arteriosclerosis) , penyumbatan oleh suatu emboli atau karena keduanya.  Arteriosclerosis  dan  stroke  lebih sering terjadi pada penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) . Akibat dari stroke ini juga membuat wajah menjadi tidak lagi simetris. Walau bukan penyebab kematian nomor satu, namun  stroke  yang menjadi penyebab kecacatan nomor satu di  dunia . Peluang hidup penderita stroke relatif baik, tapi kualitas hidupnya menjadi memburuk. Hal tersebut disebabkan kecacatan yang menyebabkan keterbatasan aktivitas dan depresi yang terjadi dan dialami oleh si penderita stroke. Gejala  Stroke Berikut merupakan tanda-tanda ataupun gejala ...

JANTUNG KORONER

Gambar
Gangguan atau Kelainan pada Sistem Peredaran Darah Penyakit Jantung Koroner Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh gangguan aliran darah pada pembuluh darah koroner. Pembuluh darah koroner adalah pembuluh darah arteri dan vena, yang mengalirkan darah dari dan ke jantung. Pemicunya adalah arteriosklerosis, yaitu pengerasan pembuluh nadi (arteri) akibat endapan lemak. Sementara, arterosklerosis adalah pengerasan pembuluh nadi (arteri) akibat endapan zat kapur.                                       Sumber : http://afrizalx.blogspot.com/2017/01/gangguan-pada-peredaran-darah.html

JANTUNG

Gambar
B. Alat Peredaran Darah (Jantung dan pembuluh darah)  Jantung Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut perikardium. Dinding jantung terdiri atas jaringan ikat padat yang membentuk suatu kerangka fibrosa dan otot jantung. Serabut otot jantung bercabang-cabang   a. Struktur dan cara kerja jantung 1. Struktur jantung Jantung manusia dan mamalia lainnya mempunyai empat ruangan, yaitu atrium /serambi kiri dan kanan, serta ventrikel/bilik kiri dan kanan. Dinding ventrikel lebih tebal daripada dinding atrium, karena ventrikel harus bekerja lebih kuat untuk memompa darah ke organ-organ tubuh yang lainnya.  Selain itu, dinding ventrikel kiri lebih tebal daripada ventrikel kanan, karena ventrikel kiri bekerja lebih kuat memompa darah ke seluruh tubuh. Sedangkan, ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru. Atrium kiri dan ventrikel kiri  dipisahkan oleh sekat yang disebut septum bikuspid...

Postingan populer dari blog ini