Postingan

Menampilkan postingan dengan label IPA BAB 2

MENGUKUR KECEPATAN BUNYI

Gambar
Rumus Cepat Rambat Bunyi Bunyi memerlukan waktu untuk merambat dari satu tempat ke tempat lain.  Secara matematis, cepat rambat bunyi dapat dituliskan :  v = cepat rambat bunyi (m/s) s = jarak tempuh (m) t = waktu (s) Cepat rambat bunyi di udara sekitar 330 m/s. Karena bunyi sebagai gelombang, maka cepat rambat bunyi dapat dituliskan :  v  = cepat rambat bunyi (m/s) = panjang gelombang bunyi (m) T  = periode (s) f = frekuensi bunyi (HZ)  Di dalam fluida (zat cair dan udara), kecepatan gelombang bunyi dirumuskan : B = modulus Bulk (kg/ms2) r = kerapatan medium (kg/m3) g = tetapan laplace = rasio kapasitas–panas R = tetapan gas umum (8,314 J/mol.K) T = suhu mutlak (K) M = massa molar gas (gram/mol) Jika bunyi melalui batang padat dan panjang, maka laju bunyi sebesar : E = modulus Young (kg/ms2)Rumus Cepat Rambat Bunyi Sumber:  https://cepatrambatbunyi.blogspot.com/2015/03/rumus-cepat-r...

PRINSIP KERJA PESAWAT SEDERHANA PADA SISTEM GERAK MANUSIA

Gambar
PRINSIP KERJA PESAWAT SEDERHANA PADA OTOT DAN RANGKA MANUSIA Otot dan rangka bekerja bersama-sama pada saat seseorang melakukan gerakan. Hal ini seperti setiap bagian yang terdapat pada sepeda akan bekerja bersama-sama ketika sepeda tersebut bergerak. Pada saat kamu melakukan suatu aktivitas, otot, tulang, dan sendi akan bekerja bersama-sama. Prinsip kerja ketiganya seperti sebuah pengungkit, di mana tulang sebagai lengan, sendi sebagai titik tumpu, dan kontraksi atau relaksasi otot memberikan gaya untuk menggerakkan bagian tubuh. Sumber : http://www.mikirbae.com/2016/01/pesawat-sederhana-pada-rangka-manusia.html https://haumagenst.blogspot.com/2014/10/prinsip-kerja-pesawat-sederhana-pada.html

JENIS JENIS PESAWAT SEDERHANA

Gambar
Jenis-Jenis Pesawat Sederhana Pesawat sederhana dibedakan menjadi 4 macam, yaitu tuas (pengungkit), katrol, bidang miring dan roda bergandar (roda berporos). Berikut ini merupakan jenis-jenis pesawat sederhana. 1. Tuas (Pengungkit) Jungkit-jungkit merupakan pesawat sederhana yang menggunakan prinsip tuas. Contoh lain dari tuas adalah gunting, pembuka kaleng atau botol, tang, cetekan kuku, pembolong kertas. Persamaan tuas adalah : Keterangan : Fk = gaya kuasa (N) Lb = lengan beban (m) Fb = gaya beban atau berat benda (N) Lb = lengan beban Perbandingan antara berat benda (W) dengan kuasa (F) disebut dengan keuntungan mekanis (M). M = w/F Keuntungan mekanis tuas juga dapat dihitung dengan persamaan M = lk/lb Tuas hanya digunakan untuk mempermudah usaha, tidak untuk mengurangi usaha yang dilakukan. Berdasarkan letak titik tumpu, titik beban, dan titik kuasa, tuas dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu : a. Tuas Jenis I Tuas jenis I adalah tuas dengan titik tumpu di...

USAHA

Gambar
Usaha Usaha  adalah suatu kegiatan untuk mencapai kegiatan tertentu. Untuk mengetahui berapa besarnya usaha, maka perlu adanya bantuan rumus. Apabila gaya disimbolkan dengan F dan perpindahan dengan s, secara matematis usaha dituliskan dalam persamaan berikut.  W = F s  dengan: W = usaha (J)  F = gaya (N)  s = perpindahan (m)  Persamaan berlaku untuk gaya yang arahnya sama dengan perpindahan, seperti terlihat pada Gambar berikut. Arah gaya yang diberikan pada balok searah dengan perpindahannya Usaha memiliki satuan yang sama dengan energi, yaitu joule. Dengan ketentuan bahwa 1 joule sama dengan besar usaha yang dilakukan oleh gaya sebesar 1 N dengan perpindahan 1 m. Kamu sudah mengetahui usaha yang dilakukan untuk memindahkan sebuah benda ke arah horisontal, tetapi bagaimanakah besarnya usaha yang dilakukan untuk memindahkan sebuah benda ke arah vertikal? Memindahkan benda secara vertikal memerlukan gaya minimal untuk mengatasi gaya gravitasi bumi y...

Postingan populer dari blog ini